Halaman

Welcome

Kamis, 22 Maret 2012

Ringkasan

Hukum Bacaan Nun Mati/ Tanwin
 


Nun mati atau tanwin ( ـًـٍـٌ / نْ ) jika bertemu dengan huruf - huruf hijaiyyah, hukum  bacaan nya ada 5 macam, yaitu:

1. Izhar (إظهار  ) . Izhar  artinya  jelas  atau  terang.  Apabila ada nun mati atau tanwin ( ـًـٍـٌ / نْ ) bertemu dengan salah satu huruf halqi ( ا ح خ ع غ ه  ), maka dibacanya jelas/terang.

2. Idgham (إدغام)  Bighunnah  ( dilebur  dengan  disertai suara dengung).  Yaitu memasukkan / meleburkan  huruf nun mati  tanwin  ( ـًـٍـٌ / نْ )  kedalam huruf  sesudahnya  dengan  disertai (ber)  dengung, jika bertemu dengan salah satu huruf yang empat, yaitu  :  ن  م  و  ي

3. Idgham Bilaghunnah (dilebur tanpa dengung)Yaitu memasukkan / meleburkan  huruf nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ) kedalam huruf sesudahnya tanpa disertai dengung, jika bertemu dengan huruf lam atau ra (ر، ل )
4. Iqlab (  إقلا ب  ). Iqlab artinya menukar atau mengganti. Apabila ada  nun  mati  atau  tanwin
(ـًـٍـٌ / نْ) bertemu dengan huruf ba (ب), maka cara membacanya dengan menyuarakan /merubah bunyi نْ menjadi suara mim (مْ), dengan merapatkan dua bibir serta mendengung.

5. Ikhfa  ( إخفاء  ) Ikhfa artinya menyamarkan atau tidak jelas. Apabila ada nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ /نْ) bertemu dengan salah satu huruf ikhfa yang 15 (ت ث ج د ذ س ش ص ض ط ظ ف ق ك ), maka dibacanya samar-samar, antara jelas dan tidak (antara izhar dan idgham) dengan mendengung.
 
Hukum Bacaan Mim Mati

Mim mati ( مْ ) bila bertemu dengan huruf hijaiyyah, hukumnya ada tiga, yaitu: ikhfa syafawi, idgham mimi/ Syafatain/ Mutamatsilain, dan izhar syafawi.

Ikhfa Syafawi (إخفاء سفوى) Apabila  mim  mati (  مْ  ) bertemu dengan ba (ب), maka cara membacanya harus dibunyikan samar-samar di bibir dan didengungkan.

Idgham Mimi إدغام ميمى). Apabila mim mati (مْ   ) bertemu dengan mim ( م  ), maka cara membacanya adalah seperti menyuarakan mim rangkap atau ditasyidkan dan wajib dibaca dengung. Idgham mimi disebut juga idgham mislain atau mutamasilain.

Izhar Syafawi (إظهار سفوى)Apabila mim mati (مْ) bertemu dengan salah satu huruf hijaiyyah selain huruf mim (مْ   ) dan ba ( ب ), maka cara membacanya dengan jelas di bibir dan mulut tertutup.
Iman Kepada Malaikat
Iman kepada malaikat berarti mempercayai adanya malaikat Allah yang mempunyai tugas untuk melaksanakan segala perintah-Nya.
 Perbedaan malaikat, jin, syetan, dan iblis
Malaikat
Manusia

Jin/Setan

1. Berasal dari nur.


1. Berasal dari saripati tanah.


1. Berasal dari api.
2. Tidak mempunyai nafsu   dan akal.

2. Mempunyai nafsu dan akal

2. Mempunyai nafsu.

3. Selalu taat kepada Allah SWT, tidak pernah berdosa.

3. Ada yang taat dan ada yang ingkar.

3. Jin ada yang taat dan ada yang durhaka.

4. Selalu taat kepada Allah SWT, tidak pernah berdosa.

4. Pernah melakukan dosa, tetapi untuk bertaubat

4. Setan sifatnya sombong, selalu menentang, dan menyesatkan manusia

 Sifat sifat terpuji

1. Kerja keras : berusaha dengan sungguh - sungguh untuk mencapai cita -cita atau tujuan.
2. Tekun : Teguh pada pendirian.
3. Ulet : Tidak mudah putus asa disertai kemauan yang keras dalam mencapai tujuan.
4. Teliti : Kecermatan yang disertai dengan hati-hati.
Contoh sifat terpuji  
1. Menyadari bahwa rezeki yang dibetikan Allah SWT, tidak datang dengan tiba-tiba tanpa usaha.
2. Tidak bersifat malas dan mengeluh terhadap suatu pekerjaan.
3. Tidak suka menunda-nunda pekerjaan yang dapat dilakukan dengan cepat.
4. Tidak cepat merasa puas. 
5. Berusaha peduli terhadap suatu pekerjaan meskipun  pekerjaan tersebut tidak disukai.
6. Berusaha mengajarkan segala sesuatu dengan penuh rasa tanggung jawab.
7. Berniat sungguh-sungguh untuk menylesaikan pekarjaan tesebut.
8 Tetap optimis dan tidak mudah putus asa.
9. Melakukan suatu pekerjaan dengan pertimbangan yang matang.
10. Melakukan pekerjaan tidak hanya dengan fisik/tenaga, tetapi juga dengan hati dan pikiran yang positif.


Salat Jumat

Perbedaan dengan salat zuhur : Salat zuhur tidak beserta khutbah.
Amalan sunnah hari jumat : Mandi, memotong kuku, memakai wewangian.
Halangan Salat Jumat : Sakit, perjalanan jauh, dan hujan.

Salat Jamak dan Qasar 

Jamak : Menggabungkan dua salat fardu dalam satu waktu. Contoh : Salat Zuhur digabung dengan Salat Asar dan Slat Magrib digabung dengan Salat Isya.
Jamak Takdim : Menggabungkan dua salat fardu yang di kerjakan pada waktu yang pertama. Contoh: Salat Zuhur dan Asar dikerjakan di waktu Zuhur sekaligus.
Jamak Takhir : Menggabungkan dua salat fardu yang dikerjakan pada waktu yang pertama. Contoh : Salat Zuhur dan Asar dikerjakan di waktu Asar sekaligus.
Qasar : Memendekkan salat fardu yang empat rakaat menjadi dua rakaaat. Contoh :Salat Zuhur diqasar menjadi dua rakaat, demikian juga salat Asar dan Isya, masin-masing diringkas menjadi dua rakaat.
Jamak Qasar : Menggabungkan sekaligus meringkas dua salat fardu dalam satu waktu. Contoh : Salat Zuhur dan Asar dikerjakan pada waktu Zuhur masing-masing dua rakaat.

Sejarah Nabi Muhammad saw. 


Misi Nabi Muhammad saw. :
 1. Menyempurnakan akhlak dan membangun manusia yang mulia serta  bermanfaat.
2. Sebagai rahmat bagi alam semesta, pembawa kedamaian, kesejahteraan, dan kemajuan masyarakat.
Meneladani perjuangan Nabi Muhammad saw. menghadapi masyarakat Mekah di antaranya :
1. Perjuangan harus dilakukan secara jama'i ( berjamaah ).
2. Perjuangan harus berada di jalan politik.
3. Perjuangan tidak menggunakan kekerasan ( fisik ).  
4. Perjuangan harus menempuh tahapan-tahapan sebagaimana dicontohkan Rasulullah saw., seperti pembinaan berinteraksi dengan umat, dan pengambilalihan kekuasaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Go Up!